Merokok, cewek dan kehamilan

Merokok, cewek dan kehamilan

Merokok di golongan cewek adalah fenomena yang lebih baru daripada cowok. Lainnya konsumsi tembakau sudah amat besar pada cowok inggris pada awal perang dunia II , cewek inggris hanya merokok dalam jumlah luas sejak waktu ini dan seterusnya.

Merokok pada cowok inggris mulai menyusut pada awal 1960-an diwaktu laporan yang berdampak, layaknya yang dari royal college of physicians, yang mengaitkan merokok dan kanker, diumumkan secara luas. Laporan-laporan ini disangka sebagai sebab penting dalam kurangi kejadian merokok pada cowok; spesialnya mereka yang berpendidikan lebih bagus dan memiliki pemasukan yang lebih besar.

Tingkat merokok pada cewek terus bertambah karena cewek menjadi lebih aktif dalam tindakan sosial dan bidang pekerjaan yang sudah didominasi oleh cowok. Merokok pada cewek memuncak pada awal 1970-an, dan sekarang, layaknya pada cowok, dengan tegas terletak pada tren menyusut.

Pada awal abad ke-20, iklan rokok hanya ditujukan bagi kalangan cowok. Tetapi diwaktu tahun 1920 membawa kebebasan baru bagi cewek, perusahaan-perusahaan tembakau amerika dengan kilat mengakui potensi pasar cewek. Iklan-iklan chesterfield pada tahun 1926 menjadi para cewek muda memohon kepada para cowok muda perokok tiuplah trik saya. Dengan memanfaatkan slogan raihlah untung beruntung alih-alih yang manis american tobacco mampu menjual rokok kepada cewek sebagai perlengkapan bagi kurangi berat badan. Dalam serangkaian kampanye iklan besar-besaran, perusahaan tersebut mempesona secara langsung kepada cewek, memanfaatkan kesaksian dari cewek beken layaknya amelia earhart, selebaran beken, dan bintang film jean harlow.

Pada 1970-an produsen rokok memasarkan merek yang mengidentifikasi merokok dengan pembebasan cewek. Philip morris meluncurkan virginia slims dengan slogan anda sudah datang jauh, sayang, dan pada tahun 1976 itu sudah menjadi rokok cewek. Di inggris slogan itu ditukar menjadi kita sudah datang jauh, jauh sebagai asumsi atas keberatan terhadap slogan baby yang seksis, tetapi sebaliknya tema cewek yang menciptakan emansipasinya melalui rokoknya tetap sama. Pada awal 1980-an pemain tenis martina navratilova mempromosikan tv british american tobacco di seluruh dunia diwaktu gaunnya di wimbledon mengenakan logo kim.

Pengaruh merokok pada cewek

Adalah mitos bahwa cewek kebal terhadap dampak buruk dari merokok. Pada cowok dan cewek, prevalensi semua jenis utama penyakit pernapasan kronis (bronkitis, asma, gangguan pernapasan) berhubungan langsung dengan tingkat  aturan merokok. Demikian pula, diwaktu cewek mulai merokok lebih banyak, kejadian kanker paru-paru mereka sudah menunjukkan kenaikan yang normal. Tidak hanya itu, cewek yang memanfaatkan pil kb berisiko lebih besar terkena penyakit kardiovaskular jika mereka merokok.

Malahan ada bukti bahwa merokok pengaruhi beberapa aspek seksualitas cewek. Merokok lebih dari separuh bungkus rokok per hari bersinggungan dengan insiden infertilitas yang lebih besar. Siklus menstruasi yang gak teratur lebih banyak terjadi pada cewek yang merokok. Jumlah tahun kesuburan potensial juga berkurang. Menopause terjadi lebih awal pada cewek yang merokok.

Dampak merokok pada keturunan

Dampak merokok pada kehamilan, berat lahir, dan kesehatan bayi sudah dipelajari secara luas. Bayi yang lahir dari cewek yang merokok rata-rata 200 gr (sekitar 7 ons) lebih ringan dari tanduk bayi bagi bukan perokok. Ini penting karena berat lahir adalah prediktor yang amat bagus bagi kesehatan bayi. Tampaknya pertumbuhan terhambat ini diakibatkan oleh hipoksia ataupun penyusutan oksigen yang tersaji bagi embrio. Ini sebagian karena perpuluhan karbon monoksida yang dihasilkan oleh penghirupan asap.

Dampak lain dari merokok semasih kehamilan menjadi meningkatkan kemungkinan terbentuknya aborsi spontan. Malahan, risikonya kira-kira 2 kali lipat bagi cewek yang merokok. Merokok juga meningkatkan efek cacat bawaan. Ini, layaknya banyak dampak merokok yang ada, secara langsung berkaitan dengan jumlah merokok. Tingkat merokok juga bersinggungan dengan bermacam komplikasi lain semasih kehamilan dan persalinan. Ini termasuk kenaikan efek perdarahan dan ketuban pecah-pecah dini. Akhirnya, ada hubungan yang jelas diantara merokok semasih kehamilan dan terbentuknya sindrom kematian bayi mendadak (sids).

Bayi yang lahir dari perokok berkembang lebih lambat sepanjang masa kanak-kanak daripada bayi yang lahir dari bukan perokok. Mereka lebih cenderung memiliki gangguan neurologis (fungsi otak), kelainan psikologis, dan skor kecerdasan yang lebih rendah. Hingga remaja, anak-anak dari ibu yang merokok 10 ataupun lebih batang rokok per hari tetap sekitar 3 hingga lima bln di belakang anak-anak yang bukan perokok dalam membaca, matematika, dan skor kemampuan umum. Merokok sigaret semasih kehamilan juga ialah sebab efek signifikan bagi hiperkinesia pada anak-anak.

Mekanisme yang mendasari dampak berbahaya dari merokok pada embrio dan bayi mungkin hipoksia (kelaparan oksigen) karena co dibawa oleh asap ke paru-paru. Nikotin, yang melintasi plasenta, bisa meningkatkan tekanan darah dan dengan demikian berdampak perlambatan jantung. Tar juga melintasi penghalang plasenta tetapi dampak yang merugikan belum terbukti dengan jelas hingga waktu ini. Data ini memperjelas bahwa merokok ialah sebab efek bagi ke 2 bayi ibu pertiwi. Meski merokok gak menjamin kerusakan, itu adalah sebab efek yang gak bisa dihindari. Karena sebagian luas risikonya adalah pada calon anak, tanggung jawab sang ibu memang luas.

Bagi data lebih lanjut, dorongan dan banyak anjuran klik pada tautan di sini dan kunjungi gosign  hari ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *