Inspirasi Penyatuan Ruang Keluarga Dan Ruang Makan

Seiring bertambahnya waktu, kebutuhan akan hunian semakin meningkat. Hal ini membuat harga tanah maupun bangunan semakin tinggi pula. Rekayasa dalam bidang interior pun perlu dilakukan untuk memaksimalkan penggunaan lahan. Selain itu, hunian merupakan salah satu tempat di mana seseorang menghabiskan banyak waktunya, juga sebagai tempat untuk melepas penat dari padatnya aktivitas. Oleh karena itu, hunian perlu untuk dibuat senyaman mungkin. Salah satu pertanyaan yang berkaitan dengan situasi ini adalah “Bagaimana membuat sebuah hunian yang nyaman dengan memaksimalkan penggunaan lahan yang sempit?”. Salah satu jawaban dari pertanyaan tersebut adalah dengan menggabungkan beberapa ruangan menjadi satu. Maksudnya, antara satu ruang dengan yang lainnya tak perlu dibangun dinding permanen untuk membatasinya. Pertanyaan yang berlanjut setelahnya adalah “Bagaimana agar beberapa ruang yang digabung tidak terasa begitu sesak?”. Yup! Sering kali kita merasa bahwa konsep ruang yang digabung akan memberikan kesan yang sesak dan semrawut, padahal belum tentu lho. Ingatlah bahwa di dunia ini terdapat jasa seorang desain interior sekolah. Mereka dapat membantu siapapun untuk menata sebuah hunian agar terasa nyaman dan tentunya mereka memiliki ilmu untuk memaksimalkan penggunaan suatu lahan. Jika kalian merasa “berat” untuk menyewa jasa seorang arsitek interior, kalian juga bisa kok mempelajari mengenai interior secara otodidak dan perlahan-lahan, apalagi saat ini internet dapat diakses dengan mudah, jadi semakin banyak pula referensinya! Back to the topic, artikel kali ini dapat memberikan Anda inspirasi mengenai konsep ruang keluarga yang menyatu dengan ruang makan. Penasaran? Ini dia ulasannya.

Berbagai Konsep Design Interior yang Menyatukan Ruang Keluarga dan Ruang Makan

1. Minimalis Tanpa Batas

Seperti judulnya, pada konsep ini, pembatas yang digunakan adalah pembatas invisible alias pembatas tak kasat mata. Yep! Jika kalian tertarik dengan konsep penggabungan ruang keluarga dan ruang untuk makan yang minimalis tanpa batas, kalian tak perlu repot-repot membeli partisi. Hanya saja, kalian mungkin perlu pandai dalam mengatur warna yang digunakan dan pemilihan serta pengaturan tata letak barang. Konsep ini mungkin perlu menggunakan warna yang berbeda antara ruang keluarga dan ruang makan, tetapi dapat terlihat serasi dalam satu ruang yang sama. Di samping itu, karena ruangan ini tak ada pembatas, maka hindarilah penggunaan barang yang terlalu banyak. Perhatikan juga tata letak barang yang sebenarnya dapat berfungsi sebagai pembatas antar ruang tersebut (secara tidak langsung).

2. Ruangan Sempit dengan Pemandangan Kota

Konsep ini cocok diterapkan pada hunian semacam apartemen di tengah kota. Mungkin kalian juga sering melihat konsep seperti ini di film-film. Ruang keluarga dapat dibuat menghadap jendela besar yang menyuguhkan pemandangan gedung-gedung dan jalan yang padat khas kota besar. Selanjutnya, di belakang sofa ruang keluarga, dapat diletakkan satu set meja makan dan dapur bersih. Sebaiknya gunakan warna yang senada pada konsep ini. Di malam hari, para penggunanya dapat merasakan kenyamanan saat santap makan malam sambil melihat gemerlap kota yang sangat cantik.

3. Konsep Ruang yang Memanjang

Suatu ruangan yang memanjang juga bisa digunakan untuk ruang keluarga sekaligus ruang makan lho! Caranya, ruangan tersebut dapat dibagi menjadi dua secara horizontal (memanjang). Selanjutnya, partisi dapat digunakan sebagai pembatas antar ruang, sebaiknya pilih partisi transparan yang memiliki corak serta semi permanen (dapat digeser/dipindahkan) untuk menambah nilai estetika ruang tersebut. Penggunaan warna sebaiknya pilih warna-warna netral dengan tema yang tidak terlalu berlebihan (contoh: geometri).